Hati- hati, Ini 7 Akibat Kerap Menahan Buang Air Kecil

Hati- hati, Ini 7 Akibat Kerap Menahan Buang Air Kecil
Spread the love

Menahan buang air kecil adalah sebuah kondisi yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Baik karena tidak tersedianya fasilitas toilet, sibuk bekerja, atau saat dalam perjalanan jauh, banyak orang yang memilih untuk menunda kebutuhan ini. Namun, kebiasaan menahan buang air kecil dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan. Dalam artikel ini, kita akan mengulas tujuh akibat sering menahan buang air kecil dan pentingnya menghindari kebiasaan tersebut.

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Menahan buang air kecil dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih (ISK). Ketika urine ditahan dalam kandung kemih untuk waktu yang lama, ini memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak. ISK dapat menyebabkan gejala seperti rasa terbakar saat buang air kecil, sering merasa ingin buang air kecil, urine keruh, dan bahkan demam.

Baca Juga: Iritasi Vagina Akibat Pembalut dan Cara Menghindarinya

Kerusakan Fungsi Kandung Kemih

Kebiasaan menahan buang air kecil secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada otot kandung kemih. Hal ini terjadi karena kandung kemih terbiasa menampung urine dalam jumlah banyak untuk waktu yang lama, yang pada akhirnya dapat melemahkan kemampuan otot kandung kemih untuk berkontraksi dengan baik. Ini bisa mengarah pada masalah seperti inkontinensia urin atau kesulitan buang air kecil.

Batu Kandung Kemih

Menahan buang air kecil bisa meningkatkan risiko pembentukan batu kandung kemih. Batu ini terbentuk dari kristal-kristal yang mengendap dari urine yang tidak dikeluarkan. Gejala batu kandung kemih termasuk nyeri di bagian bawah perut, nyeri saat buang air kecil, dan urine berwarna gelap.

Cystitis Interstisial

Cystitis interstisial, atau sindrom kandung kemih sakit, adalah sebuah kondisi kronis yang bisa diperburuk oleh kebiasaan menahan buang air kecil. Kondisi ini ditandai dengan tekanan kronis atau nyeri pada kandung kemih, sering buang air kecil, dan nyeri saat kandung kemih terisi. Menahan urine dapat memperburuk gejala dan meningkatkan ketidaknyamanan.

Cara Menghindari Akibat Negatif Menahan Buang Air Kecil

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari akibat negatif menahan buang air kecil adalah dengan tidak menunda kebutuhan ini. Ketika Anda merasakan kebutuhan untuk buang air kecil, usahakan untuk segera mencari toilet.

Minum Air Secukupnya

Minum air secukupnya penting untuk menjaga kesehatan saluran kemih. Air membantu membersihkan sistem dengan membuang bakteri dan racun melalui urine. Pastikan untuk minum cukup air setiap hari, tetapi juga jangan berlebihan yang bisa menyebabkan Anda harus buang air kecil terlalu sering.

Perhatikan Hygiene Pribadi

Melindungi kebersihan zona genital sangat berarti buat menghindari peradangan saluran kencing. Usahakan untuk selalu membersihkan dari depan ke belakang setelah buang air kecil atau besar untuk menghindari penyebaran bakteri ke uretra.

Rutin Berolahraga

Olahraga dapat membantu memperkuat otot-otot dasar panggul yang mendukung fungsi kandung kemih. Latihan Kegel, misalnya, sangat bermanfaat untuk meningkatkan kontrol atas otot-otot yang digunakan untuk menghentikan aliran urine.

Kesimpulan

Menahan buang air kecil mungkin terdengar sepele, namun kebiasaan ini dapat berdampak serius pada kesehatan jangka panjang. Dari infeksi saluran kemih hingga kerusakan fungsi kandung kemih, risiko kesehatan yang terkait dengan kebiasaan ini membuatnya penting untuk dihindari. Mengutamakan kebutuhan untuk segera buang air kecil, menjaga hidrasi yang baik, menjaga kebersihan, dan rutin berolahraga adalah beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk menjaga kesehatan saluran kemih Anda. Ingat, mendengarkan tubuh dan merespon kebutuhannya adalah kunci untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

One thought on “Hati- hati, Ini 7 Akibat Kerap Menahan Buang Air Kecil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *